0

Mencapai Tubuh Ideal dan Diet Seimbang

Wildan Kamis, 16 April 2015
Mencapai Tubuh Ideal dan Diet Seimbang ~ Halo Wanita.  Setiap wanita mempunyai impian memiliki tubuh ideal.  Untuk mewujudkannya dalam praktik, kita harus mengerti gaya hidup sehat.
Mencapai Tubuh Ideal dan Diet Seimbang
Apa yang dimaksud dengan diet seimbang? 
Diet seimbang adalah diet dengan komposisi makanan yang seimbang mengikuti pedoman gizi seimbang yang dianjurkan sesuai di Indonesia.  Contoh komposisinya adalah: karbohidrat 50-60%, protein 10-20%, dan lemak 20-30% dari total kalori oleh orang dewasa yang disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari.

Bagaimanakah cara mencapai tubuh ideal?
Untuk mengetahui tubuh ideal bisa dengan rumus Berat Badan Ideal, yaitu: 

Berat Badan Ideal = Tubuh Tinggi Badan (TB) cm - 100 - 10% (TB-100)

Apabila saat ini melebihi berat badan ideal, maka perlu pembatasan jumlah kalori dengan tujuan penurunan berat badan secara alami 1/2 s/d 1 kg per minggu. Membatasi kalori bisa dilakukan dengan membatasi konsumsi gorengan atau mengganti kebiasaan tersebut dengan makanan buah-buahan atau sayuran. Hentikan kebiasaan ngemil.  Cara terbaik adalah membatasi jumlah makanan dan olah raga teratur.

Sebaliknya, bila saat ini berat badan anda kurang atau di bawah berat badan ideal, maka anda harus menambah porsi makan secara teratur agar dapat menambah berat badan 1/2 s/d 1 kg per minggu.  Caranya dengan mengkonsumsi roti, snack atau kue pada pukul 10 pagi, pukul 4 sore, dan malam sebelum tidur.

Untuk mengetahui 12  Daftar Bahan Makanan Sehat [Klik Disini]. Bagaimana?Mudah bukan?
0

Ciri-Ciri Lelaki Pemalas (Numpang)

Wildan Minggu, 12 April 2015
Ciri-Ciri Lelaki Pemalas (Numpang) ~ Halo Wanita.  Artikel ini ingin memberikan informasi dan bahan pertimbangan kepada wanita yang ingin hidup serius mencintai pria untuk menjadikan suami. Banyak wanita yang akhirnya kecewa, setelah menjadi isteri dari lelaki yang dulunya ia banyak berharap membawanya kepada kehidupan yang diidam-idamkan. Ternyata mau gimana, akhirnya pria tersebut justru ikut "makan" dengan dirinya.  Nah, ada baiknya kita mengetahui ciri-ciri pria/lelaki tersebut...
Ciri-Ciri Lelaki Pemalas (Numpang)
  1. Berpenampilan/berpakaian melebihi dari keuangannya. Maksudnya gini...saking pengennya berpakaian bermerk, tuh cowo bela-belain ngutang atau minjam punya teman.  Baiknya bila nanti ia mempunyai pekerjaan yang sesuai jiwanya, maka cowok tipe ini bisa sukses.  Tapi bila tidak, nah ia tidak akan mau kerja alias milih nganggur.
  2. Pilih-pilih dalam mencari kerja.  Artinya dalam kamus sang cowok tidak ada istilah batu loncatan alias ngisi waktu daripada nganggur. Dia memiliki perasaan gensi selangit.
  3. Suka ngandalin cerita sukses masa lalu keluarga. Bila bicara dalam pergaulan selalu tidak ketinggalan nyebutin nama besar keluarganya.  Harusnya cowok yang baik mengandalkan pundak sendiri (ini lho diriku!).
  4. Gaya selangit.  Ini berbeda dengan nomor 1 di atas. Gaya disini adalah mulai cara jalan, bicara, melihat sampai jalan.  Pokoknya gayanya "terlalu" yang tidak sesuai dengan keadaannya bahkan memberi kesan sombong.
  5. Suka mencari alasan.  Bila ia disalahkan atawa diberi saran biasanya ia tidak mau nerima dengan memberikan banyak alasan.
  6. Suka memerintah/Menyuruh.  Nah ini...ini adalah lagu penjajah.  Mereka cenderung tidak mau melakukan kegiatan seperti orang pada umumnya.  Misal membeli makanan, dia cenderung untuk perintahkan orang yang mereka bisa suruh.  Bila kalian menemukan sifat ini, maka sifat inilah yang paling parah dan membahayakan kalian diwaktu yang akan datang.
Nah wanita dan remaja puteri, kalo ketemu makhluk dengan ciri-ciri begitu maka perlu waspada.  Janganlah terpancing dengan "Cashing" semata.  Carilah pria yang berpenampilan sederhana namun bisa membawa kepada masa depan sesuai impian anda. Good Luck.
    0

    Agar Sahur Tidak Kesiangan

    Wildan Sabtu, 11 April 2015
    Agar Sahur Tidak Kesiangan
    Agar Sahur Tidak Kesiangan ~ Halo Wanita. Buat Ibu-ibu dan remaja puteri biasanya menjelang bulan puasa maupun menjalani bulan puasa sudah pasti paling ribet dan sibuk.  Agar ada pedoman bagaimana menghadapi persiapan puasa ikuti artikelnya klik disini.  Nah, kalo sudah baca tentang persiapan puasanya, maka bagaimana dengan menu sahur dan buka nantinya? Artikel untuk menu sahur selama 30 hari puasa, Baca Disini. Selanjutnya tinggal bagaimana untuk menyiasatinya agar tetap fit dan bangunnya tidak kesiangan waktu sahurnya? Ikuti tips pengalaman HaWa di bawah ini...
    1. Bulatkan Niat/Tekat: Artinya kita sungguh-sungguh ingin melaksanakan puasa pada esok hari, sehingga harus bangun dan melayani Suami, Anak-anak maupun orangyang ada di rumah.  Orang yang hadir di rumah pada saat puasa sangat memerlukan kita untuk menyiapkan hidangan untuk berpuasa besok hari.
    2. Aktifkan Alarm HP/Jam: Bagi penggemar gadget mania, maka ada baiknya mulai sekarang belajar mengaktifkan alrm HPnya.  Setel kira-kira waktunya bebera jam sebelum imsyak.  Bila Alarm HP dirasa belum cukup setel dan gunakan Jam Weker bagi yang memiliki.  Simpanlah alat bantu tersebut tidak jauh dari bantal anda.
    3. Tidur lebih awal: usahakan bagi yang dapat tugas membantu di dapur agar setelah shalat tarawih untuk segera siap-siap tidur lebih awal dari biasanya.
    4. Minum Vitamin: ada baiknya sebelum tidur untuk minum suplemen / vitamin yang cocok untuk menyehatkan badan.  Carilah vitamin yang cepat diserap oleh tubuh dan memang sangat dibutuhkan.  Contoh vitamin yang cocok adalah vitamin C dan B komplek.
    5. Berwudhu/Cuci muka: lakukanlah berwudhu atau cuci muka ketika anda bangun.  Hal ini sangat menolong untuk menyegarkan diri anda sebelum beraktivitas di dapur.
    Demikian Tips dari kami, selamat makan sahur dan menjalankan ibadah puasa semoga tunai.  Aamiin.
    0

    Kenapa Mudah Bercerai...?

    Wildan Jumat, 03 April 2015
    Kenapa Mudah Bercerai...? ~ Halo Wanita.  Suatu hari aku menjadi saksi untuk saudaraku untuk kasus Patwa Waris di Pengadilan Agama.  Yang menjadi perhatianku bukan karena lama menunggu antre giliran dipanggil.  Setelah "bergaul" tanya sana-sini, ternyata kasus yang mendominan di kota Banjarmasin adalah perceraian.  Info yang ku dapat bahwa sekitar 100-an kasus perceraian per hari.  Kebayang ga sich, berapa janda dan duda rata-rata dalam se bulan?  Kenapa mereka begitu mudah bercerai...? Apa-apa saja yang memicu percerian di Banjarmasin...?

    Menurut data Pengadilan Agama bulan Januari 2015, penyebab perceraian tersebut terjadi digolongkan dalam kasus sbb:
    1. Moral
    2. Meninggalkan Kewajiban
    3. Menyakiti Jasmani
    4. Terus menerus berselisih
    5. Lain-lain  (alasan ekonomi dll).
    Urutan data di atas tidak menunjukan peringkat banyak kasus.  Namun, justru kasus nomor 5 pada bulan Januari paling banyak kasus cerai dengan alasan lain-lan.  Alasan kedua karena  Terus menerus berselisih, ketiga, karena Moral, keempat, karena Meninggalkan Kewajiban, dan kelima karena menyakiti jasmani.

    Terlepas data di atas, hasil "wawancara" tidak resmi dengan pada ibu-ibu, kebanyakan yang memicu perceraian adalah faktor ekonomi.
    0

    Untuk Apa Anak Belajar Menabung?

    Wildan Sabtu, 21 Februari 2015
    Untuk Apa Anak Belajar Menabung? ~ Halo Wanita.  Para ibu-ibu dimanapun kalian berada.  Apabila kalian sudah memiliki anak yang sudah mempunyai kemampuan berhitung dan suka sekali Jajan, maka saatnya untuk ajari si kecil belajar menabung sisa uang Jajan sekolahnya atau pemberian "pihak" ketiga (Om, Tante dll).  Bukannya kita mau ajari mereka untuk "kikir atau pelit" namun kita mau ajari mereka menahan diri pada sesuatu yang bersifat konsumtif.  
    Untuk Apa Anak Belajar Menabung
    Apa saja nilai yang terkandung dari kebiasaan menabung pada anak? Nilai tersebut versi Halo Wanita adalah:
    1. Mampu mengatur perencanaan keuangan pada saat dewasa kelak.  Artinya, si anak kita harapkan jika dewasa kelak sudah terbiasa mempunyai kedisiplinan dalam hal pengaturan pengeluran keuangan.  Ia kelak kita harapkan mampu memprioritaskan mana-mana kebutuhan yang layak harus dipenuhi dan mana kebutuhan yang bisa ditunda. Termasuk ia akan membuat rencana terhadap pembelian yang akan dibelinya kelak.
    2. Mampu mengantisipasi kejatauhan financial dalam keluarga. Anak akan mempunyai kemampuan yang kokoh dalam menghadapi goncangan financial yang terjadi dalam kehidupan keluarganya kelak.
    3. Sebagai investasi masa depan.  Kebiasaan menabung juga menjadikan anak mempunyai kebiasaan berinvestasi pada saat dia dewasa.
    4. Menumbuhkan rasa bersyukur atas pemberian yang dia terima.  Anak kita ajari dengan bersyukur bahwa dia sebagai anak yang beruntung dapat menabung, sementara ada anak yang lain jangankan menabung, makanpun tidak bisa 3 (tiga) kali sehari.
    5. Belajar untuk menahan Emosi diri dan menghindari sikap boros dan berfoya-foya.  Artinya si anak akan mempunyai habit / kebiasaan untuk tidak mengeluarkan uang yang tidak pada tempatnya.  Secara umum, anak tersebut belajar menahan gejolak emosi yang ada.  Artinya kita juga mengasah kecerdasan emosialnya.
    Nah, ibu-ibu ternyata sungguh bagus bila putra-putri kita bisa diajari kebiasaan menabung.  Saatnya untuk mengajari putra-ptri anda menabung.

    0

    Peran Ortu Menyikapi Hari Valentine

    Wildan Sabtu, 14 Februari 2015
    Peran Ortu Menyikapi Hari Valentine ~ Halo Wanita.  tanggal 14 Februari sudah lewat.  Namun gemuruhnya masih terasa.  Peringatan hari Valentine yang sejatinya sudah diharamkan MUI, namun masih tetap dilaksanakan oleh para remaja yang kedapatan dalam beberapa razia yang dilakukan oleh aparat.  Artinya, larangan tersebut tidak mendapat porsi atau perhatian para remaja.
    Lalu, bagaimankah agar orang tua bisa menyikapi peringatan hari valentine tersebut?  Inilah yang perlu kita para otu lakukan:
    1. Berilah pengertian bahwa dalam mengekspresikan rasa sayang itu tidak perlu harus melanggar norma-norma kehidupan apalagi agama.
    2. Berikan pula wejangan bahwa memupuk rasa sayang kepada sesama tidak perlu menunggu setiap tanggal 14 Februari saja, tapi rasa sayang itu hendaknya kita berikan setiap hari kepada semua makhluk hidup dan tidak terkecuali.  Karena semua agama intinya adalah saling mengasihi.
    3. Ortu hendaknya lebih sensitif terhadap tanggal 14 Februari.  Artinya, ajak berkomunikasi dengan putra-putrinya dan tanyakan rencana kegiatannya hari ini tersebut.  Bila ada yang mencurigakan, maka hendaknya ortu mencari jalan bijak untuk mengalihkan rencana putra-putrinya tersebut.
    4. Hindari memberikan izin keluar rumah atau ke luar kota kepada putra-putri pada hari valentine tersebut, hal ini agar tidak memberikan ruang gerak yang bebas sehingga ortu sedikit memberikan tindakan preventif terhadap pelaksanaan peringatan hari valentine tersebut.
    5. Ortu hendaknya memberikan contoh-contoh secara bijak, baik positif maupun negatif bagaimana baiknya memberikan rasa sayang yang sehat dan benar menurut norma dan ajaran agama.
    Sebagai pelengkap, inilah sebagian kutipan larangan MUI, yang dikutip dari http://www.tempo.co/read/news/2013/02/13/064461025/MUI-Larang-Rayakan-Valentine tertanggal 15/02/2015:
    "Yang menyangkut akidah atau ritual agama lain itu dilarang, apalagi hari Valentine itu cenderung menjurus pada seks bebas, itu jelas haram," kata Umar saat dihubungi Tempo, Rabu, 13 Februari 2013.
    Dia meminta agar masyarakat tidak melakukan perayaan yang dinisbatkan pada tokoh Santo Valentine tersebut. "Jangan mengikuti situasi yang menjerumuskan pada perbuatan dosa," kata Umar. Kasih sayang, menurut dia, bisa dilakukan kapan saja tanpa terikat waktu. Dan ungkapan kasih sayang jangan sampai melanggar tuntunan Islam, seperti perbuatan seks bebas.
    Dia mengimbau agar para remaja mempelajari agama secara benar agar tidak terbawa pada arus budaya yang menyimpang. "Yang penting pelajari agama dengan benar," ujarnya.
    Semoga tips  Bagaimana Peran Ortu Menyikapi Hari Valentine ini bisa bermanfaat.  Aamiin.
    0

    Memahami Perkembangan Anak Usia Remaja

    Wildan Kamis, 12 Februari 2015
    Memahami Perkembangan Anak Usia Remaja ~ Halo Wanita.  Bagi ibu-ibu yang mempunyai anak menjelejang remaja ada baik bisa memahami, bagaimana proses yang dapat mempengaruhi daya kembangpertumbuhan anak anda.  Tips di bawah ini dapat dijadikan landasan untuk memantau perkembangan anak anda.
    Memahami Perkembangan Anak Usia Remaja
    1. Dalam beberapa literatur, anak usia remaja mempunyai rentang usia antara 12 s/d 21 Tahun.  Masa remaja tersebut terbagi dalam 3 bagian.  Usia 12 - 15 tahun Remaja awal.  Usia 15 - 18 tahun Remaja Pertengahan.  Usia 18 - 21 tahun Remaja akhir.  Namun ada kesamaan dalam usia remaja 12 - 18 adalah masa GALAU dan mencari jati diri.  Sehingga ortu diharapkan dapat membantu dan mengharahkan kepada hal-hal yang positif serta dapat memahami ke"galau"an tersebut. Pada masa tersebut terjadi perubahan fisik seperti binggul, dada , menstruasi dll sudah berkembang pada anak perempuan, termasuk suara dan mimpi basah pada anak laki-laki.
    2. Dari aspek perkembangan kognitif, usia remaja sudah dapat berpikir ilmiah dan dapat cara menarik kesimpulan dari masalah yang mereka dapat.  Penarikan kesimpulan yang dimaksud, usia remaja dapat berpikir deduktif (Umum ke Khusus) maupun induktif (dari Khusus ke Umum).  Ia dapat berpikir secara efektif , sistematis dan proporsional.  Dan mampu mencari beberapa alternatif jalan keluar masalah.  Sehingga ortu sebaiknya jangan lagi menganggap mereka sebagai anak kecil, namun sebaiknya diajak bicara dalam hal mencari jalan keluar masalahnya sendiri.  Orang tua hanya sebagai teman atau supervisor saja.
    Nah, bagaimana ibu-ibu, apakah ada inspirasi?  Atau jangan-jangan ibu sendiri yang galau?

    adsense

     
    Copyright 2010 Informasi Paling Akurat